Menggunakan Analisis SWOT dengan Benar

Posted on

Analisis SWOT merupakan salah satu metode perencanaan strategis yang paling banyak dan sering digunakan oleh perusahaan – perusahaan diseluruh dunia untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal perusahaan yang diperuntukan untuk melihat kemungkinan perusahaan kedepan untuk meraih tujuan yang telah ditetapkan. Diperkenalkan oleh Albert S. Humprey, analisis SWOT merupakan sebuah metode yang mudah dan sederhana untuk digunakan oleh perusahaan dari skala besar, menengah, kecil dari berbagai macam industri.

Terdiri dari konsep dasar; Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan) – internal, Opportunities (Kesempatan) dan Threats (Ancaman) – eksternal, analisis SWOT menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan keputusan untuk objektif yang telah ditentukan, perencanaan pra-krisis dan manajemen krisis. Selain itu, analisis SWOT juga dapat digunakan untuk membuat rekomendasi selama studi viability ataupun survey.

Beberapa konsep dasar yang perlu diperhatikan dari masing – masing variabel analisis SWOT:

Ada beberapa kekeliruan yang sering dilakukan oleh banyak organisasi pada saat menggunakan analisis SWOT sebagai dasar acuan pengambilan keputusan, dimana banyak organisasi tidak melakukan proses penyelarasan (matching) antara faktor Strengths (Kekuatan) dengan Opportunities (Kesempatan), serta proses strategi konversi (converting) Weakness (Kelemahan) ataupun Threats (Ancaman) menjadi potensial Strengths (Kekuatan) atau Opportunities (Kesempatan).

Pada saat menentukan faktor internal (Strengths dan Weakness), perusahaan sebaiknya melihat secara menyeluruh kondisi perusahaan, dimulai dari melihat kinerja dari divisi – divisi krusial yang menjadi roda inti penggerak perusahaan (Hal ini bergantung dengan kondisi dan strategi perusahaan yang digunakan). Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan melakukan benchmarking (perbandingan) dengan hasil benchmark ataupun survey yang telah dilakukan.

Sedangkan untuk menentukan faktor eksternal (Opportunities dan Threats), perusahaan dapat melakukan analisa PEST/PESTEL terlebih dahulu, dimana perusahaan melakukan analisa secara menyeluruh untuk faktor lingkungan luar perusahaan dengan memperhatikan beberapa aspek, antara lain; Political (Politik), Economic (Ekonomi), Social (Sosial), Technologi (Teknologi), Environmental (Lingkungan Hidup) dan Legal (Hukum).
Penggunaan analisis SWOT dapat dioptimalkan untuk melakukan perencanaan korporasi (Corporate Planning) bagi setiap perusahaan, dimana analisa ini dapat menjadi basis untuk analisa bisnis, seperti:

  • Penetapan tujuan bagi perusahaan
  • Pemindaian lingkungan perusahaan secara komprehensif
  • Analisa terhadap strategi yang diterapkan
  • Mengidentifikasi isu – isu strategi terapan bagi perusahaan
  • Membuat strategi baru untuk kedepan
  • Membuat faktor – faktor kesuksesan kritikal bagi perusahaan
  • Persiapan untuk operasional, sumber daya dan perencanaan proyek untuk implementasi strategi
  • Pemantauan hasil.

(Andrias, Premysis Consulting)

Share

This entry was posted in Strategic, Uncategorized.